Seiring dengan peningkatan investasi perusahaan multinasional seperti Moderna, Tesla, dan Panasonic di Indonesia, rantai pasok mereka kini menuntut komponen cor dengan presisi dan konsistensi tinggi, mempercepat transformasi pabrik pengecoran lokal menuju produksi otomatis dan cerdas.

Banyak perusahaan pengecoran UMKM mulai mengimpor ​mesin molding otomatis, ​sistem penyiraman robotik, serta ​perangkat inspeksi real-time​ dari Tiongkok. Data bea cukai mencatat ekspor peralatan pengecoran Tiongkok ke Indonesia mencapai ​​¥110 juta​ pada 2024, dengan lima bulan pertama 2025 sudah melebihi ​​¥120 juta​ (+40% YoY).

Para ahli industri menyatakan: "Sektor pengecoran Indonesia sedang berada di fase kritis transisi dari proses manual tradisional ke sistem semi-/otomatis penuh. Tiga tahun ke depan akan menjadi puncak penyerapan peralatan cerdas."